Baju Adat Sumatera Utara Yang Serupa Namun Tak Sama

Baju Adat Sumatera Utara

Desain baju adat Sumatera Utara memiliki karakteristik yang unik dalam setiap suku batak yang juga mempunyai keberagaman budaya. Itulah sebabnya mengapa cukup sulit untuk menggeneralisasi gagasan untuk memutuskan baju adat untuk Sumatera Utara yang mempunyai suku Batak yang berbeda.

Namun ada satu jenis baju adat yang paling dikenal sebagai pakaian tradisional dari daerah Sumatera Utara yaitu Pakaian Batak Karo. Suku batak Karo mendiami daerah Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang disebut sebagai suku terbesar di kawasan tersebut. Hal itu didukung dengan suku Karo yang mendiami dari Deli Serdang hingga Langkat.

Selain Pakaian Batak Karo, ada beberapa pakaian adat suku batak Sumatera Utara yang akan kita bahas. Beberapa diantaranya adalah :

Pakaian adat Batak Toba

https://www.tokopedia.com/hasianishop315/kostum-pakaian-adat-batak-toba

Pakaian ini didesain dengan kain tradisional khas Sumatera Utara yang bernama Kain Ulos. Kain ini membalut seluruh tubuh kaum pria suku Batak Toba, dengan perlengkapan aksesoris seperti Gondit atau ikat panggang, dan Sortali atau ikat kepala.

Sedangkan untuk kaum wanita, kain Ulos juga dibalutkan keseluruh tubuh dengan aksesoris yang sedikit berbeda, seperti Ulos Ragi Hotang, Ulos Bittang Maratur, sanggul, dan beberapa daun sirih. Daun sirih tersebut diselipkan pada bagian sortali atau aksesoris kepala yang terbuat dari emas atau kuningan.

Saat ini, kain Ulos tersebut dibentuk dengan setelan jas untuk pria, dan kebaya bagi para wanita suku batak Toba.

Pakaian Batak Karo

https://www.idntimes.com/life/women/pinka-wima/15-busana-adat-batak

Warna yang dipilih untuk pembuatan pakaian Batak Karo hampir serupa dengan Batak Toba, yaitu warna yang didominasi oleh Hitam dan Merah Tua. Letak perbedaan yang paling menonjol adalah pada penggunaan kain tenun yang bernama Kain Uis.

Kain Uis ini menjadi bahan utama dalam pembuatan pakaian Batak Karo. Bahan untuk membuat kain uis ialah kapas dan ditenun secara manual menggunakan tangan. Desain dalam motifnya pun terbilang cukup unik, yakni hanya membubuhkan warna merah dan hitam yang dikombinasikan dengan corak yang garis-garis yang terbuat dari benang emas atau perak.

BACA JUGA:  Pakaian Adat Jawa Tengah

Pakaian Batak Simalungun

batak-people.blogspot.com/2013/02/suku-batak-simalungun-di-kab-serdang.html

Pakain adat jenis ini bisa kita jumpai pada Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Bahan pembuatan baju ini didominasi oleh Kain Hiou, yang merupakan sebutan warga Simalungun dalam menyebut kain Ulos.

Kain Ulos dan Kain Hiou sejatinya adalah kain yang sama, namun dibedakan pada penyebutan para warga Sumatera Utara.

Bentuk dari pakaian adat ini hampir menyerupai pakaian adat Batak Toba, namun hiasan kepala pada kaum pria yang tinggi dan lancip. Selain itu, warna yang didominasi oleh merah dan kuning emas menjadi ciri khas tersendiri dalam balutan pakaian Batak Simalungun.

Lihat juga : Baju adat Betawi Simple dan Elegan

Pakaian Adat Batak Mandailing

http://forum.detik.com/resepsi-pernikahan-ustaz-solmed-april-jasmine-t350770p6.html

Desain baju yang berwarna hitam, dan lengan yang panjang dilengkapi dengan kalung dan gelang berwarna emas, hampir identik dengan Pakaian Adat Batak Toba. Namun penggunaan kain ulos yang dililitkan pada bagian tengah badan menjadi ciri khas dari baju adat Mandailing.

Baca juga : Seragam NET TV yang keren

Selain itu hiasan kepala yang dikenakan oleh kaum pria dan wanita juga mempunyai perbedaan yang sangat mencolok dari suku batak lain. Penggunaan kopiah yang berbalut hiasan emas pada kaum pria dan mahkota berbentuk segitiga yang tinggi berwarna emas, turut menjadi ciri khas pakaian adat ini.

Seperti kebanyakan baju adat Sumatera Utara lainnya, penggunaan kain Ulos pun menjadi bahan utama dalam pembuatan baju batak Mandailing.

error: Content is protected !!