5 Tips Mencuci Baju Batik supaya Lebih Awet

Tips Mencuci Baju Batik

Saat ini sepertinya sangat sedikit sekali orang yang tidak memiliki koleksi baju batik dalam lemarinya. Sebab, pada dasarnya baju batik cukup serasi dipakai untuk segala suasana, baik formal maupun semi formal. Meskipun hampir tidak ada orang yang tidak memilikinya, sebagian besar masih tidak tahu tips mencuci baju batik dengan benar.

Pasalnya baju ini cukup sulit dalam hal perawatan. Apabila salah saat proses pencucian, bisa membuat baju batik jadi tidak berkualitas. Mulai warnanya yang cepat pudar atau beragam masalah lainnya. Jadi, bagi pemilik baju batik setidaknya paham bagaimana tips mencuci pakaian tersebut dengan tepat seperti:

1. Mencuci Baju Batik secara Manual Saja

Baju batik memang rentan mengalami kerusakan serat kain. Salah satu penyebab kerusakan serat kain pada baju batik adalah penggunaan mesin cuci. Oleh sebab itu pemilik baju batik sebaiknya menggunakan cara manual saja untuk proses pencucian.

Disarankan juga untuk menggunakan air hangat dalam proses pencucian. Terutama saat diketahui ada noda yang menempel pada baju batik. Caranya adalah rendam dulu dengan sabun khusus baju batik. Tidak perlu lama cukup 20 hingga 30 menit, lalu kucek perlahan hingga bersih.

2. Hindari Menggunakan Deterjen Biasa

Jangan lupa untuk tidak mencuci baju seragam batik menggunakan deterjen biasa. Pasalnya bahan kimia yang umumnya terkandung pada deterjen biasa akan berpotensi merusak kain batik. Warna kain batik bisa mudah terkikis dan memberikan kesan luntur. Lalu sabun apa yang sebaiknya dipergunakan? Banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Misalnya dengan menggunakan sabun berbahan dasar alami semacam dari buah lerak. Sabun ini biasanya dijual di toko kain tradisional. Pilihan lain bisa menggunakan shampo atau sabun untuk mandi. Jika kebetulan punya budget lebih, boleh coba beli detergen khusus batik yang biasa ada di toserba besar.

3. Hindari untuk Memeras Baju Batik

Kebiasaan orang ketika mencuci baju secara manual adalah memeras terlalu kencang. Hal ini dilakukan supaya kandungan air dan sisa sabun pada baju yang basah akan banyak berkurang. Namun jika cara ini diterapkan pada saat mencuci baju batik justru salah besar.

Ketika mencuci baju batik malah tidak disarankan untuk memeras terlalu keras. Biasanya jika diperas terlalu keras, tekstur serta serat batik akan menjadi lebih kaku. Baju batik ada baiknya cukup dibentangkan saja.

4. Cuci Secara Terpisah dengan Baju Lain

Tips mencuci baju batik selanjutnya adalah usahakan untuk mencucinya secara terpisah. Terutama dengan baju-baju yang perlu dicuci lainnya. Hal ini dilakukan supaya menghindarkan dari resiko luntur. Akan sangat membahayakan jika salah satu baju atau baju batik terkena noda luntur bukan?

Pilih saja baju lain untuk dicuci menggunakan mesin. Khusus untuk baju batik, cuci secara manual. Cara ini bisa dipergunakan supaya lebih aman.

5. Hindarkan dari Sinar Matahari Langsung

Terakhir, bukan saat pencucian saja namun juga ketika proses penjemuran. Sebelum dijemur, jangan sekali-kali memeras baju batik terlalu keras. Cukup kibas-kibaskan saja lalu bentangkan. Tempat penjemuran juga harus diperhatikan. Usahakan untuk menjemur baju batik di tempat teduh.

Hindari menjemur di bawah sinar matahari langsung. Sebab, bisa membuat warna serta malam yang menempel pada baju batik akan luntur. Penjemuran paling tepat adalah dengan diangin-anginkan saja sampai baju batik kering kering.

Itu tadi ada 5 tips mencuci baju batik dengan tepat. Baju batik memang membutuhkan perawatan lebih sulit dibanding baju biasa. Tapi tidak perlu khawatir, jika tahu triknya merawat baju batik tidak seberapa rumit. Coba terapkan saja tips di atas untuk membuat tampilan baju batik lebih awet dan tidak cepat pudar.

error: Content is protected !!